Kamis, 27 November 2014

ORGANISASI

Organisasi



Beraneka macam bentuk suatu organisasi mulai dari organisasi yang kecil hingga organisasi yang besar dan memiliki tujuan yang berbeda. Begitu pula dengan Pengertian Organisasi itu sendiri. Apa sebenarnya Pengertian Organisasi itu? Nah, di dalam artikel ini saya akan membahas tentang organisasi. Pengertian Organisasi merupakan sekumpulan orang dalam suatu kelompok untuk mencapai tujuan secara bersama.


Secara umum, Pengertian Organisasi dapat didefinisikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekumpulan individu terhadap pembagian kerja kelompok dalam rangka mewujudkan tujuan yang telah diciptakan secara sistematis dan struktural. Dalam organisasi terdapat beberapa batasan yang dapat ditunjukkan pada sebuah organisasi tersebut. Selain itu, Pengertian Organisasi dapat diartikan sebagai tempat orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terorganisasi, terencana, terkendali dan terpimpin dalam memanfaatkan sumber daya yang digunakan secara efektif dan efisien dalam mencapai tujuan organisasi secara bersama-sama.
Pengertian Organisasi menurut para ahli


1. Menurut Stephen P. Robbinss


Organisasi merupakan kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.


2. Menurut James D Mooney


Organisasi merupakan bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.


3. Menurut Stoner


Organisasi merupakan suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.


4. Menurut Chester I Bernard


Organisasi merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.


5. Menurut Schein


Organisasi merupakan suatu koordinasi rasional kegiatan sejumlah orang untuk mencapai tujuan umum melalui pembagian pekerjaan dan fungsi lewat hirarki otoritas dan tanggungjawab.


6. Menurut Kochler


Organisasi merupakan sistem hubungan yang terstruktur yang mengkoordinasikan usaha suatu kelompok orang untuk mencapai tujuan tertentu.


7. Menurut W.J.S. Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia


Organisasi merupakan susunan dan aturan dari berbagai bagian sehingga menjadi kesatuan yang teratur.


8. Menurut M. dahlan Al Barry , Kamus Modern Bahasa Indonesia


Organisasi merupakan penyusunan dan pengaturan bagian-bagian hingga menjadi suatu kesatuan, sususan dan aturan dari berbagai bagian sehingga merupakan kesatuan yang teratur dan gabungan kerja sama (untuk mencapai tujuan tertentu).


Contoh dari suatu organisasi yaitu organisasi kemahasiswaan, sebagai contohnya untuk sekolah menengah ditujukan pada OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan untuk perguruan tinggi ditujukan pada BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa). Organisasi-organisasi merupakan salah satu dari bentuk organisasi garis karena mempunyai cakupan yang tidak luas hanya berada di lingkungannya saja dan bergelut di wilayahnya saja namun BEM dapat dikatakan sebagai bentuk organisasi garis dan staff karena BEM biasanya terdiri atas beberapa anggota yang berasal dari berbagai fakultas, wilayah kampus yang berbeda dan jurusan yang berbeda pula sehingga memiliki jangkauan yang luas.


Dalam membentuk suatu organisasi, diperlukan adanya visi maupun misi agar perjalanan organisasi dapat terarah dengan jelas dalam mewujudkan suatu perkumpulan tersebut dan juga tujuan yang selaras merupakan faktor penting menuju sebuah organisasi. Jika salah satu anggota dari organisasi tidak sejalan dengan adanya tujuan, visi dan misi organisasi maka akan terjadi kegagalan dalam berorganisasi.


Di samping itu juga, syarat terbentuknya suatu organisasi yakni adanya struktur organisasi, dimana adanya penerapan kedudukan yang jelas dari setiap anggota yang terkait dalam sebuah organisasi, misalnya pemimpin, wakil, bawahan dan sebagainya. Selanjutnya syarat terbentuknya organisasi yaitu adanya pembagian kerja yang jelas, dimana adanya bidang pekerjaan yang dijadikan sebagai tanggung jawab bagi setiap anggota atau individu yang telah diterapkan peranannya dalam suatu organisasi.


Jadi dapat disimpulkan syarat terbentuknya suatu organisasi menyangkut tentang :
Visi dan misi
Tujuan yang selaras
Struktur jabatan yang terarah
Pembagian kerja yang jelas
Waktu dan subjek partisipasi hendaknya relevan
Memiliki kemampuan untuk berpartisipasi dan melakukan komunikasi timbal balik
Melaksanakan peran yang sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
Kegiatan yang berdasarkan kepada kebebasan dalam kelompok
Pengertian Organisasi dan macam-macam organisasi


Pengertian Organisasi adalah bentuk formal dari sekumpulan dua orang atau lebih yang dikelompokkan dalam suatu proses/kerjasam tertentu untuk mewujudkan tujuan yang telah ditetapkan secara bersama. Agar tujuan organisasi dan tujuan individu dapat tercapai secara harmonis dan selaras maka diperlukan adanya kerjasama dan usaha yang sungguh-sungguh antara satu sama lain dengan bersama-sama berusaha memenuhi kewajiban masing-masing secara bertanggung jawab sehingga masing-masing anggota mendapatkan haknya dalam memenuhi suatu keadilan baik bagi anggota organisasi maupun pengurus organisasi yang berwenang.


Macam-macam organisasi yakni :
UNICEF (United Nations International Childrens Emergency Fund)
UNESCO (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization)
UN (United Nation)
WHO (World Health Organization)
IMF (International Monetary Fund)
NATO (North Atlantic Treaty Organisation)
WWF (World Wildlife Fund)
ICRC (International Committee of the Red Cross)
OPEC (Organization of the Petroleum Exporting Countries)
ASEAN (Association of Southeast Asian Nations)
DANIDA (Danish International Development Assistance)
UNCHR (United Nations Commission on Human Rights)
UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees)
UNDPR (United Nations Division for Palestinian Rights)
UNSCOP (United Nations Special Committee on Palestine)
NGO (Non-Governmental Organizations)
LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat)


Pada Pengertian Organisasi, dapat dibagikan ke dalam empat jenis berdasarkan bentuknya yaitu sebagai berikut :


1. Organisasi garis


Bentuk organisasi paling sederhana, tertua dan masih kecil. Dimana jumlah karyawan/anggotanya masih sedikit sehingga spesialisasi kerjanya belum tinggi dan dapat mengenal satu sama lain dengan baik.


2. Organisasi garis dan staff


Bentuk organisasi yang digunakan oleh setiap organisasi besar, bidang pekerjaan bermacam-macam, memiliki cakupan kerja yang luas dan rumit serta karyawan/anggota pada bentuk organsasi ini sudah banyak.


3. Organisasi fungsional


Organisasi yang terbentuk sesuai dengan dasar fungsi-fungsi yang dijalankan dan organisasi ini di tetapkan pada perusahaan yang dimana pembagian tugas dalam kerjanya dapat dibedakan secara jelas.


4. Organisasi panitia


Organisasi yang terbentuk hanya dalam sewaktu saja,setelah tugas usai dikerjakan maka organisasi tersebut telah menyelesaikan tugasnya.


Pada Pengertian Organisasi, dapat diklasifikasikan ke dalam dua jenis berdasarkan banyaknya pemimpin yaitu antara lain :


1. Organisasi proyek


Organisasi yang membentuk kelompok-kelompok spesialisasi dalam mewujudkan tujuan yang khusus, dimana manajer proyek memiliki kewenangan untuk memimpin para anggota kelompok selama periode waktu proyek. Apabila telah selesai maka organisasi tersebut akan dibubarkan.


2. Organisasi matrik


Organisasi yang seraya membentuk seperti organisasi proyek tetapi yang menjadi perbedaan adalah dimana anggota atau karyawan dalam organisasi matrik ini memiliki dua pemimpin dengan kewenangan yang berbeda.


Secara umum, beberapa jenis organisasi yaitu diantaranya :
Organisasi politik
Organisasi kemahasiswaan
Organisasi kenegaraan
Organisasi sosial


Struktur organisasi merupakan rangkaian komponen-komponen yang tersusun dalam organisasi. Struktur organisasi memaparkan tentang adanya pembagian kerja dan bagaimana kegiatan-kegiatan yang berbeda dapat terkoordinasikan dengan baik. Selain itu, struktur organisasi menunjukkan adanya spesialisasi pekerjaan, penyampaian laporan dan saluran perintah


Unsur-unsur dalam struktur organisasi :


1. Spesialisasi


Spesialisasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang spesaialisasi, baik tugas individu maupun tugas kelompok dalam suatu organisasi dan mengelompokkan tugas-tugas tersebut ke dalam komponen-komponen organisasi (unit kerja).


2. Standarisasi


Standarisasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang standarisasi tata kerja, sistem kerja dan prosedur kerja dalam organisasi. Banyak sistem dan prosedur kerja yang termasuk bagan organisasi dan struktur organisasi, dimana dikembangkan melalui peraturan-peraturan tentang kegiatan dan hubungan kerja yang digunakan dalam organisasi.


3. Koordinasi


Koordinasi dalam struktur organisasi ini mencakup tentang ketergantungan, penyelarasan fungsi-fungsi, pengintegrasian dan komponen-komponen dalam organisasi yang berkaitan.


4. Sentralisasi dan desentralisasi.


Sentralisasi dan desentralisasi dalam kegiatan ini mencakup tentang pengambilan keputusan. Dalam struktur organisasi desentralisasi, pengambilan keputusan didelegasikan kepada individu-individu pada tingkat-tingkat manajemen bawah dan menengah. Sedangkan dalam struktur organisasi yang sentralisasi, pengambilan keputusan dilakukan oleh para pimpinan puncak.


sumber; http://isma-ismi.com/pengertian-organisasi.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar